Ratusan Ribu Penduduk di Sini Ternyata Masih Konsumsi Daging Kucing

Kucing di Swiss.
Kucing bagi sebagian besar masyarakat adalah hewan peliharaan yang lucu. Wajah dan perilakunya cederung menggemaskan. Kucing juga cukup populer di internet, terbukti dengan banyaknya akun yang mengatasnamakan kucing di jejaring sosial.

Namun apa jadinya jika kucing dikonsumsi sebagai makanan utama? Tentu kita akan merasa jijik dibuatnya. Tetapi yang terjadi memang benar adanya, di mana negara yang terkenal dengan keju dan cokelatnya tersebut, melegalkan kucing sebagai makanan.

Tapi konsumsi daging kucing ini sangat terbatas, dan biasanya dilakukan ketika menjelang hari raya Natal, dan itu sudah menjadi tradisi turun temurun. Dan hanya daerah-daerah tertentu, yang menyediakan menu makanan dengan bahan dasar kucing.

Namun mengonsumsi daging kucing, hanya 3 persen dari populasi di Swiss atau sekitar 240.000 jiwa. Dan mereka kerap mendapatkan kritikan dari pemerhati binatang.

Baca Juga: Beruntung, Kucing Ini Miliki '9 Nyawa'

Selain daging kucing, masyarakat di sana juga mengonsumsi daging kuda, dengan permintaan setiap tahunnya sebanyak 4.598 ton. (Mirror)
Loading...

0 Response to "Ratusan Ribu Penduduk di Sini Ternyata Masih Konsumsi Daging Kucing"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel