Loading...
Apakah Teh Pelangsing Benar-benar Bekerja Turunkan Berat Badan?

Apakah Teh Pelangsing Benar-benar Bekerja Turunkan Berat Badan?

Melangsingkan tubuh dengan teh.
Teh Pelangsing - Siapa di antara kita yang tidak percaya, bahwa ada cara yang lebih cepat dan lebih mudah untuk menurunkan berat badan, selain makan makanan sehat dengan jumlah yang cukup dan berolahraga?

Salah satunya dengan menggunakan teh pelangsing. Di mana teh ini selalu diiklankan mampu menurunkan berat badan peminumnya. Ada debat yang terus berlanjut, mengenai apakah teh pelangsing benar-benar bekerja.

Berbicara kepada Femail, ahli diet yang tinggal di Sydney dan ahli fisiologi, Gabrielle Maston mengungkapkan, beberapa teh pelangsing memang memiliki manfaat kesehatan. Tapi apakah teh tersebut bisa menurunkan berat badan?

Teh pelangsing yang ada di pasaran cenderung hanya memberi daya pikat dari penurunan berat badan.

"Sementara pada timbangan berat badan Anda turun, karena satu-satunya yang Anda hilangkan adalah cairan. Teh pelangsing memiliki efek pencahar sehingga semua orang kehilangan air di tubuhnya," katanya kepada Daily Mail Australia.

Sebuah studi baru-baru ini terhadap 300 orang dewasa dengan risiko tinggi diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, membandingkan perubahan berat badan dengan teh hijau yang diberikan, teh fermentasi ini disebut Puehr atau ekstrak teh dan yang diberi plasebo.

Peserta yang diberikan teh pelangsing, berhasil kehilangan empat kilogram lebih banyak, daripada kelompok kontrol diberi plasebo atau tidak minum teh sama sekali.

Mengomentari penelitian tersebut, Maston mengatakan ada beberapa pemikiran yang menunjukkan bahwa mereka yang minum teh mungkin lebih sehat secara keseluruhan.

Pakar juga yakin ada sesuatu dalam teh pelangsing yang memiliki 'efek plasebo' bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Meskipun ahli diet mengatakan, bahwa orang dapat menggunakan teh pelangsing bersamaan dengan membuat perubahan gaya hidup. Tapi jika perhatiannya lebih besar pada teh, dapat memicu perilaku bermasalah lainnya.

Pakar menjelaskan, penggunaan teh pelngsing cenderung digunakan oleh orang-orang dengan gangguan makan, dan diet yang sangat ketat.

"Jika seseorang ingin menambahkan teh pelngsing ke dalam makanan, maka tidak masalah dengan itu. Namun penurunan berat badan biasanya disebabkan oleh rencana makan yang sehat, daripada teh itu sendiri," ungkapnya.

Bagi mereka yang ingin membuat perubahan gaya hidup melalui diet dan olahraga, Maston merekomendasikan untuk memilih teh hitam, hijau atau Matcha karena tidak ada efek pencahar.

"Mereka semua memiliki kalori nol, jadi jika Anda meminumnya atau tidak, mereka tidak akan mempengaruhi berat badan karena mereka tidak memiliki energi di dalamnya," tambahnya.

Banyak ramuan pelangsing berbasis herbal tidak benar-benar memiliki bukti ilmiah. "Saya hanya melihatnya sebagai gimmick pemasaran yang menurunkan berat badan," pungkasnya.

Foto: dailymail.co.uk.

Baca juga:

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments