Loading...
Buaya Berkalung Ban Asal Palu Hebohkan Dunia

Buaya Berkalung Ban Asal Palu Hebohkan Dunia

Buaya berkalung ban di Palu
Buaya berkalung ban di Palu. Foto: dailymail.co.uk
Buaya termasuk hewan pemangsa yang bisa ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dan di berbagai wilayah di Indonesia juga buaya bisa ditemukan di banyak daerah. Namun buaya yang satu ini berhasil membuat heboh dunia.

Pasalnya, ada seekor buaya yang 'mengenakan' kalung dari ban skuter di sekitar lehernya. Kejadian sudah berlangsung selama dua tahun lamanya, sejak pertama kali terlihat di salah satu sungai di Palu, Indonesia.

Dan usai videonya viral beberapa waktu lalu, reptil yang malang ini pun kemudian diberitakan oleh media dunia. Bagaimana reaksi netizen di luar sana menanggapi buaya berkalung ban ini?

Buaya yang sekarang panjangnya lebih dari 3 meter ini, diyakini merupakan buaya Siam yang hampir 'punah'. Dan ia kembali ditemukan dua minggu yang lalu, oleh penduduk setempat saat tiba di tepi sungai.

Tujuh relawan bekerja untuk membebaskan buaya tersebut dari ban yang melingkari lehernya. Dengan diawasi oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tengah, namun usaha mereka sia-sia belaka.

Beberapa upaya untuk memancing buaya datang ke lahan kering, juga gagal. Buaya ini juga kurang berselera dengan umpan ayamnya yang diberikan padanya.

Dailymail.co.uk, kemudian mengangkat berita buaya ini, yang kemudian ditanggap oleh netizn di sana. Salah satunya akun dengan nama The Puritan Wisdom dari New Plymouth, menuliskan: "Apakah sebegitu sulitnya menangkap buaya dengan kalung dari ban? Atau ini hanya pertunjukkan."

Sementara, jstarks200999 dari Manchester, menuliskan: "Dari pada memotretnya, mengapa tidak membantu untuk melepaskan ban dari buaya."

Dan masih banyak lagi reaksi dari netizen di sana. Di mana mereka menyayangkan lambatnya operasi pembebasan buaya. Apalagi buaya bisa tumbuh hingga 5 meter, dan ban bisa mencekiknya hingga terbunuh perlahan-lahan.

Baca juga:

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments