Heboh Iklan Tentara Inggris Biarkan Rekannya Shalat Saat Perang

Tentara Inggris shalat di medan pertempuran

Sebuah video iklan memperlihatkan, seorang tentara Inggris sedang shalat di tengah peperangan. Sementara rekan-rekannya sesama tentara, berjaga-jaga dari berbagai kemungkinan yang bisa membahayakan dirinya.

Video yang dibuat oleh Angkatan Darat Inggris ini pun, kemudian mendapatkan kritikan tajam dari berbagai pengamat. Di mana banyak yang tidak menyetujuinya, meskipun itu sebagai satu cara menarik kaum muda untuk mendaftar menjadi tentara.

Iklan baru tersebut disebut Keeping My Faith. Dan langkah terakhir kampanye Angkatan Darat Inggris, untuk bisa merekrut sebanyak-banyaknya orang mendaftar. Seperti apa videonya? Simak di bawah ini.

Namun, video yang diunggah ke YouTube ini diserang, salah satunya oleh pensiunan Mayor Jenderal Tim Cross. Ia mengatakan bahwa orang-orang yang direkrut perlu mengetahui bahwa, 'kita tidak akan bersikap lembut dan kita tidak akan bersikap baik kepada orang-orang'.

Kolonel Richard Kemp, yang memimpin pasukan Inggris di Afghanistan, mengatakan bahwa kampanye baru tersebut menunjukkan bahwa tentara dipaksa melakukan 'rute kebenaran' politik.

"Apa yang sebenarnya sedang dilakukan adalah menarik, mencoba mengajukan banding, kepada sekelompok minoritas yang mungkin atau mungkin tidak tertarik untuk bergabung dengan tentara," ucap Richard dikutip dari dailymail.co.uk.

Namun, veteran Afghanistan Dr Mike Martin mengatakan bahwa iklan tersebut berfokus pada 'status dan keyakinan', yang merupakan motivasi untuk mendaftar.

Selain kaum minoritas seperti Islam, tentara Angkatan Darat Inggris juga memperbolehkan gay ikut bergabung.


Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Heboh Iklan Tentara Inggris Biarkan Rekannya Shalat Saat Perang"

Post a Comment