Minum Dua Kaleng Minuman Diet Bebas Gula Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Serangan jantung termasuk salah satu penyakit yang tidak menimbulkan gejala. Banyak kejadian di mana orang-orang yang sehat, bahkan hingga atlet, terkena serangan jantung. Mirisnya, itu membuat mereka kehilangan nyawa.

Banyak penyebab serangan jantung dan juga stroke, salah satunya adalah makanan siap saji termasuk minuman ringan. Maka banyak orang yang menghindari minuman ringan, dan beralih ke minuman diet yang dipercaya lebih sehat.

Namun siapa duga, jika dua kaleng minuman bersoda diet bebas gula, justru dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Bagaimana bisa? Berikut ulasan lengkapnya.

Ilustrasi minuman ringan diet.
Dikutip dari dailymail.co.uk, penelitian telah dilakukan kepada lebih dari 80.000 wanita. Dan ini adalah pertama kalinya risiko serangan pada wanita yang lebih tua, akibat minuman diet dilakukan.

Baca Juga: Memar Tidak Kunjung Hilang, Hati-hati Itu Tanda Penyakit Kanker Langka

Perempuan yang minum minuman ringan diet secara teratur, dua kaleng sehari, memiliki risiko 31 persen lebih besar untuk mengalami serangan jantung yang disebabkan oleh penggumpalan darah.

Dan 29 persen lebih terserang penyakit jantung, dan 16 persen lebih kemungkinannya akan meninggal, jika dibandingkan dengan wanita yang jarang meminumnya.

Penelitian itu tidak mencatat minuman apa yang diminum wanita, jadi tidak tahu pemanis buatan mana yang sangat merusak kesehatan tubuh.

Risiko itu sangat tinggi untuk wanita tertentu, termasuk mereka yang sudah gemuk. Ini bisa menjadi berita buruk bagi mereka yang sering mengonsumsi minuman diet, sebagai alternatif minuman bebas gula.

Para pejabat kesehatan telah mengakui bahwa, itu adalah tantangan untuk membuat rekomendasi tentang bahan-bahan yang belum dipahami oleh sains.

Yasmin Mossavar-Rahmani, peneliti utama studi oleh American Heart Association dan American Stroke Association, mengatakan:

"Banyak orang yang bermaksud baik, terutama mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas, minum minuman manis berkalori rendah untuk memotong kalori dalam makanan mereka.

Penelitian kami dan studi pengamatan lainnya telah menunjukkan bahwa, minuman yang dimaniskan secara artifisial mungkin tidak berbahaya. Tetapi konsumsi tinggi dikaitkan dengan risiko stroke dan penyakit jantung yang lebih tinggi."

Penelitian telah diterbitkan dalam jurnal Stroke, termasuk data dari 81.714 wanita yang berusia 50 hingga 79 tahun, pada awal studi antara 1993 dan 1998.

Baca Juga: Penyakit Kanker Sudah Ada Sejak Era Dinosaurus, Ini Buktinya

Mereka dilacak selama rata-rata 12 tahun.

Pada evaluasi tiga tahun, para wanita melaporkan seberapa sering dalam tiga bulan mengkonsumsi minuman ringan diet, baik cola yang dimaniskan, soda dan minuman buah.

Hasilnya diperoleh setelah disesuaikan untuk berbagai faktor risiko seperti usia, tekanan darah tinggi, dan merokok.

Para peneliti menemukan bahwa, di antara wanita yang lebih tua, minum beberapa minuman diet setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke yang disebabkan oleh arteri yang tersumbat, terutama arteri kecil.

Analisis kemudian mengamati wanita yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes, yang merupakan faktor risiko utama untuk stroke.

Risiko meningkat secara dramatis, jika para wanita itu mengalami obesitas.

Para peneliti menekankan bahwa penelitian ini menemukan kaitan, tetapi tidak dapat membuktikan minuman diet secara langsung menyebabkan stroke dan masalah jantung.

Mereka juga mengatakan bahwa, temuan mereka mungkin tidak berlaku untuk pria atau wanita yang lebih muda.

Para ahli sebelumnya mengaitkan pemanis, termasuk aspartam, sakarin, dan sukralosa, dengan diabetes, penambahan berat badan, dan kanker.

Tetapi badan-badan industri membalas dengan fakta bahwa, badan pengawas secara konsisten mengkonfirmasi keselamatan pelanggannya.

Orang-orang di industri minuman ringan membalas penelitian, mengatakan itu tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

Sementara ahli gizi Angela Dowden mengatakan kepada MailOnline: "Mereka telah terbukti sepenuhnya aman untuk dikonsumsi manusia. Internet penuh dengan cerita menakut-nakuti bahwa aspartame beracun misalnya."

Baca Juga: 13 Gejala Penyakit Jantung yang Harus Anda Waspadai

"Tetapi untuk menghasilkan makanan berkalori lebih rendah yang tidak akan membahayakan gigi Anda atau meningkatkan kadar gula darah dan insulin yang tidak sehat, pemanis benar-benar bermanfaat," tambahnya.
Loading...

0 Response to "Minum Dua Kaleng Minuman Diet Bebas Gula Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel