5 Mitos Membersihkan Organ Tubuh Manusia yang Penuh Racun

Apakah organ tubuh manusia yang penuh racun, hati, bisa didetoksifikasi atau dibebaskan dari racun? Seperti kita ketahui, setiap hari muncul cara baru yang mencoba meyakinkan kita bisa mendetoksifikasi organ hati.

Mulai dari buah hingga jus mereka yakini bisa membersihkan organ hati. Dan sekaligus meningkatkan metabolisme, sehingga bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Bahkan dengan iming-iming hasil yang menakjubkan.

Dan apakah benar cara-cara ini bisa membersihkan organ tubuh manusia itu, yang setiap hari  mengolah racun dari tubuh? Nah, berikut adalah 5 mitos yang ternyata menyesatkan kita semua. Apa saja?
Jus pembersih hati.
Jus pembersih hati.

Mitos Membersihkan Organ Tubuh Manusia yang Penuh Racun


Dikutip dari express.co.uk, janji-janji itu ternyata palsu hanya untuk menarik perhatian banyak orang. Kami memaparkan beberapa mitos umum pembersihan organ hati yang beredar.

1. Membersihkan hati Anda secara teratur


Hati adalah salah satu organ utama dalam tubuh manusia, yang bertanggung jawab untuk membuang racun. Organ ini harus detoksifikasi karena melakukan kontak dengan semua jenis zat berbahaya secara teratur. Mitos menyatakan bahwa, hati menjadi sakit dan penuh racun sehingga tidak dapat menjalankan fungsinya dengan efisien. Karena itu seseorang perlu melakukan detoksifikasi hati secara teratur.

Ilmu pengetahuan telah menemukan bahwa, makanan dan minuman detoksifikasi sebenarnya adalah palsu. Profesor kedokteran pelengkap Edzard Ernst, berbicara kepada The Guardian, menyatakan bahwa detoksifikasi adalah "kata yang dibajak oleh para pengusaha untuk menjual perawatan palsu." Faktanya, tidak ada cara yang diketahui untuk membuat sesuatu  di tubuh bekerja dengan sangat baik.

2. Detoksifikasi hati adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan


Mitos menyatakan bahwa jika membersihkan hati akan menurunkan berat badan yang signifikan. Diet detoksifikasi ini biasanya berlangsung antara dua minggu hingga sebulan.

Sejumlah penelitian telah, bagaimanapun, menemukan bahwa klaim menurunkan berat badan ini adalah palsu. Para ilmuwan menegaskan bahwa "penurunan berat badan" yang dilihatnya adalah hilangnya air. Berat badan akan kembali secepat yang hilang, jika Anda kembali ke pola makan normal. Juga, membatasi makanan tertentu dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada tubuh.

3. Detoksifikasi lewat jus


Diet ini cenderung tinggi fruktosa dan gula. Mengkonsumsi jus ini untuk jangka waktu yang singkat, dapat secara drastis meningkatkan kadar gula darah.

Jus pembersih juga rendah serat dan protein. Protein sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh serta membantu pembentukan dan regenerasi otot. Dalam sebuah wawancara dengan Live Science, ahli gizi olahraga Liz Applegate menyebutkan bahwa kekurangan protein dalam makanan dapat merusak kesehatan.

4. Diet detoks dapat memperbaiki kerusakan hati


Ada berbagai produk dan obat alami yang dikenal untuk mengurangi gejala kerusakan hati. Susu dengan sifat anti-inflamasi, sering digunakan untuk mengobati peradangan hati. Kunyit juga merupakan pelindung besar terhadap kerusakan hati.

Namun, penelitian telah menemukan bahwa, diet detoks tidak berpengaruh pada kerusakan hati. Faktanya, membatasi makanan tertentu, seperti makanan tinggi protein dari makanan dapat berdampak negatif pada enzim hati dan proses detoksifikasi.

5. Diet detoks dapat mempercepat metabolisme


Banyak orang melakukan diet detoks untuk mempercepat metabolisme. Jika detoks untuk waktu yang lama, sebenarnya dapat memiliki efek sebaliknya. Mengurangi asupan kilojoule secara drastis membuat tubuh berpikir bahwa, Anda kelaparan. Karena itu metabolisme Anda melambat untuk menghemat energi.

Berbicara kepada NBC News , profesor nutrisi manusia, Marc Hellerstein, menyatakan, "Tubuh Anda mengira Anda kelaparan dan panik. Metabolisme melambat untuk menjaga otot dan fungsi tubuh dasar Anda."

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang sedang melakukan proses detoksifikasi tubuh.
Loading...

0 Response to "5 Mitos Membersihkan Organ Tubuh Manusia yang Penuh Racun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel